September 05, 2009

.. Dan setan pun menangis.


Seketika pak kyai pun kaget dan bertanya-tanya. Kenapa setan ini menagis ? padahal, biasanya selalu sumringah. Tersenyum dan mengejek-ngejek sang kyai. Dengan memberi tau, seberapa besar keberhasilannya menggoda orang-orang untuk terjerumus dalam dosa. Namun tidak demikian untuk malam ini ...
Setan terlihat tersedu-sedu, sedih merundung hati. Saking sedihnya, Setan menangis sambil terisak-isak.

Sang kyai bertanya.
"Wahai setan, kenapa kau menangis malam ini?"
dengan perlahan setan itu menoleh dan melihat wajah pak haji dengan tegang.
Dengan suara yang lirih, dan terisak-isak.
"aku menggoda orang, sehingga mereka terjerumus ke dalam kubangan dosa"
pak kyai mengerutkan kening dan bertanya kembali
"bukankah itu yang sering kau inginkan ? lalu kenapa malam ini kau menagis ?"

"karena dosa yang mereka lalukan itu, akhirnya mereka merasa berdosa dan akhirnya melakukan tobat dengan sungguh-sungguh. Seandainya aku tidak menggoda mereka, mereka tidak akan merasa punya dosa, dan beribadah dalam keadaan ria"

Sang kyai terkejut dan menggeleng kepala.
Luar biasa, kebesaran Allah yang memberikan pintu taubat untuk setiap umatnya.

Tidak ada komentar: